Jombang – Geger masyarakat pasar sumobito gegara Aksi pembobolan kios asesoris emas milik Rifa’I (45), Rabo (26/3).
Lapak yang menjual emas imitasi menjadi sasasran pembobolan kawanan pencuri, mirisnya, pelaku pembobolan masih bocah berusia SD hingga SMP.
Rifa’i menceritakan bahwa pembobol tokonya adalah 5 anak yang berusia SD-SMP.
“5 orang yang mencuri itu masih usia anak-anak semua. Diantara kelimanya yang paling gede mengaku berusia 13 tahun,” ujarnya.
Dikatakan oleh Rifai, bahwa aksi pembobolan pertama kali diketahui oleh penjaga Pasar Sumobito sekitar pukul 22.00 WIB.
“Saat itu penjaga secara tidak sengaja melihat ada dua anak berada di depan toko dengan posisi duduk di atas motor, setelah didatangi mendapati masih ada 3 anak lainnya berada di dalam took”, ungkapnya.
Saat ketahuan petugas jaga, 4 anak melarikan diri dan satu anak tertangkap karena bersembunyi di dalam toko.
“Malingnya salah sasaran mungkin, dikira toko emas, gak taunya toko aksesoris. Tapi Alhamdulillah gak ada yang diambil, jadi pelaku langsung diamankan,” kata Rifai.
Salah seorang pelaku oleh petugas dan warga langsung diserahkan ke Polsek Sumobito malam itu juga. Saat itu pula, petugas kepolisian langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Kapolsek Sumobito Iptu Bagus Tejo Purnomo mengatakan, yang dibobol bukanlah toko emas melainkan toko aksesoris.
Polisi polsek Sumobito bergerak cepat, dari pengakuan satu anak yang tertangkap akhirnya diketahui identitas empat pelaku lainnya.
Selanjutnya polisi mendatangkan empat anak beserta orang tuanya masing-masing untuk proses mediasi.
“karena pelakunya semua anak-anak serta tidak ada kerugian apapun yang dialami pemilik Lapak, maka sementara ini akan kita mediasi. Yang kita mediasi keluarga korban dan orang tua pelaku 5 orang,” pungkasnya.(dn)













