Nasional – Gegap gempita, seluruh masyarakat Indonesia menyambut gembira kemenangan Skuat garuda. Kemenangan ini seolah menjadi obat atas kekalahan tragis melawan Autralia 1-5 pada laga sebelumnya. Dengan kemenangan ini berarti Tim Indonesia telah berhasil mengamankan Tiga Poin tiket menuju Piala Dunia. Lini pertahanan yang dibangun Trio Jay Idzes. Rizky Ridho dan Justin Hubner sangat solit sehingga mampu menjadi tembok pertahanan yang memepersulit Tim Bahrain.
Pada menit ke-24 babak pertama gawang Bahrain berhasil dijebol berkat umpan matang Marselino Ferdian yang dieksekusi dengan sempurna oleh Ole Romeny.
Gemuruh tepuk tangan supporter Timnas menggema di stadion GBK dan disambut suka cita yang membahana seantero Nusantara. Seluruh rakyat yang menyaksikan tak sanggup menahan air mata kebahagiaan. Kemenangan itu hadir pada hari baik 26 ramadhan, seolah kita mala mini mendapatkan lailatul Qodar.
Keunggulan Timnas mampu dipertahankan hingga menit terakhir dengan kerjakeras seluruh anggota Tim, semangat membara pantang surut hingga pada menit terakhir saling berjatuhan karena luka benturan dan kram kaki.
Tambahan perpanjangan 1 menit menjadi moment mendebarkan, kekhawatiran bahrai bias mencuri poin membuat seolah semua penonton menahan nafas dengan satu harapan Gawang Maarten Paes tidak sampai kebobolan.
Waktu berjalan sampai akhirnya kebahagiaan itu membuncah saat wasit asal Tajikistan Sadullo Gulmurodi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Sontak seluruh penonton distadion berdiri dengan ekspresi lega.
Ritual di GBK saat akhir pertandingan menjadi tradisi unik yang selalu ditunggu semua penonton seantero nusantara. Semua pemain berdiri melingkar di stadion menyanyikan lagu tanah airku ciptaan ibu Sud menjadi penyempurna rasa haru bahagia atas kemenangan skuad garuda. (jj)













