Kawanan Begal masih menebar terror di wilayah Jombang

Foto Korban pembegalan saat sedang mendapat perawatan di puskesmas Mojoagung

Jombang – Nasib naas menimpa Pemudik asal jombang. dalam perjalanan pulang kampung dari malang malah menjadi korban begal saat melintas di Ringroad Mojoagung Jombang, Sabtu (29/3).

Pemuda tersebut bernama Dwi Nur Iman, 24, pria kelahiran Carangrejo, Kesamben Jombang, yang selama ini tinggal dan bekerja di Malang bermaksud hendak pulang kampung, namun mengalami musibah pembegalan saat melintas di Ringroad Desa betek, kecamatan Mojoagung, Jombang.

Dalam aksi tersebut Tangan korban dibacok dan Uang Rp 8 Juta beserta Handphone yang berada dalam tas selempang dirampas dan dibawa kabur kawanan pelaku begal.

“Sebelum kejadian itu saya sempat mengambil uang di ATM, karena memang tidak pegang uang, sempat akan ke SPBU tapi dimana-mana penuh, terus lanjut lewat ringroad Mojoagung,” terangnya.

Malam itu, sekitar pukul 19.20, korban yang mengendarai sepeda motor Supra X miliknya, saat masuk Ringroad belum lama tiba-tiba merasa dari belakang diikuti oleh dua pengendara sepeda motor yang berboncengan.

“Ada 4 orang mengendarai dua motor berboncengan membuntuti saya saat masuk Ringroad desa Betek, Kecamatan Mojoagung, saat itu saya sudah sadar mereka pasti orang tidak benar,” ungkapnya

Ia pun kemudian menghentikan motornya dan memasang kunci stang, kemudian turun dari sepeda motor.

tiba-tiba kawanan begal yang berjumlah 4 orang mendekat dan menyabetkan klewang hingga mengenai telapak tangan dan kaki selanjutnya kawanan begal merebut tas selempang yang dibawa korban.

“Tas selempang saya diambil, isinya uang Rp 8 juta dan handphone kondisi masih baru,” ungkapnya

Dwi, mengaku sempat berusaha melawan. Namun karena kalah jumlah, ia pun tak berdaya.

“Iya bawa sajam, sabetan itu kena telapak tangan saya sama kaki hingga luka-luka,” lontarnya.

selang beberapa saat, setelah 4 begal merampasan tas selempang korban, muncul lagi dua pelaku lain dan berusaha merebut motor korban, namun tak berhasil.

Baca Juga  JPU hanya menuntut 18 tahun penjara, terhadap Pelaku pembunuh bayi 3,5 tahun di Tejo, Sumobito

“Jadi total pelakunya ada 6 orang, bocengan dua-dua, motornya PCX sama N-Max,” imbuhnya.

Akibat kejadian itu, Dwi Nur Iman tak hanya kehilangan harta bendanya. Ia pun harus dilarikan ke Puskesmas Mojoagung guna mendapat perawatan intensif. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Mojoagung dan dalam penanganan Polisi.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas membenarkan kejadian pembegalan tersebut.

“Korban sudah melapor dan kami sudah melakukan olah kejadian perkara,” ungkapnya.

Polisi, hingga kini masih berupaya mencari pelaku pembegalan itu.

Keterangan korban pelaku berjumlah 6 orang mengendarai 3 motor, sampai sekarang masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (*)

Writer: RedaksiEditor: admin