Nuranikeadilan.web.id – Dalam rangka memberikan meningkatkan pengetahuan pada perempuan anggota sekolah perempuan (Sekoper) di Kota Mojokerto, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak melalui Bidang PPPA melakukan program peningkatan kapasitas (capacity building) kepada anggota sekoper dengan berbagai pengetahuan. Baik itu terkait masalah politik, ekonomi dan hukum.
Bertempat di Aula Dinas Sosial yang berlamat di jalan Benteng pancasila 52 Kota Mojokerto, Selasa(19/07/2025) diselenggarakan kegiatan penyuluhan hukum dengan tema “bahaya kejahatan siber serta upaya pencegahannya”.
Pukul 09.00 wib, Acara dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Mojokerto Choirul Anwar, SH., M.Si. Dalam sambutannya kepala dinas berharap kesempatan ini bisa digunakan oleh para anggota sekolah perempuan (sekoper) yang hadir untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang hal-hal yang berhubungan dengan kejahatan siber.
Lebih lanjut anwar mengingatkan bahwa akhir-akhir ini marak dan banyak kejahatan berbasis android dan sangat merugikan masyarakat. “saya berharap dalam kesempatan ini nanti ada transformasi ‘Knowledge’ kepada para anggota sekolah perempuan (sekoper), dan pengetahuan ini harus diteruskan atau disosialisasikan kepada masyarakat lain yang lebih luas, sehingga tidak sampai ada anggota masyarakat lain yang menjadi korban”, pesan anwar dalam sambutannya.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari anggota sekolah perempuan di 3 kelurahan yaitu kelurahan Mentikan, Bloto, dan Gedongan dengan peserta lebih dari 30 orang. Kegiatan sosialisasi sengaja mengambil tema tentang kejahatan siber, karena banyak kasus yang menimpa masyarakat yang berbasis digital, baik itu judi online, penipuan arisan online, pinjaman online hingga kejahatan lain yang berdampak pemerasan melalui dunia maya yang meresahkan masyarakat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bertindak sebagai moderator, dalam prakata acara menyampaikan harapan kepada para peserta untuk bisa aktif mengikuti acara hingga akhir, sehingga benar-benar bisa memahami secara baik tentang materi yang disampaikan narasumber. “ibu-ibu diharapkan bisa aktif dalam forum, sehingga materi ini benar-benar bisa bermanfaat menambah pengetahuan serta menjadi langkah pencegahan agar tidak sampai menjadi korban kejahatan dunia digital”. Ujar Kabid PPPA mengawali sesi materi.
Kegiatan Peningkatan kapasitas bagi anggota sekolah Perempuan (Sekoper) untuk 3 kelurahan di kota Mojokerto, Selasa(19/7/2025)
Mohamad Sholahuddin, SH, MH. selaku Narasumber dari Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto menyampaikan materi tentang ‘Bahaya kejahatan Siber serta cara mengatasinya dalam prespektif UU ITE dan UU PDP’. Materi disampikan dengan metode penyampaian langsung menggunakan alat bantu proyektor dengan materi dalam bentuk slide Power point. Ada 16 slide berisi tentang pengertian kejahatan siber, ruang lingkup kejahatan siber, bentuk-bentuk kejahatan menggunakan media digital, dampak serta upaya pencegahannya agar masyarakat tidak sampai menjadi korban.
Acara pamungkas adalah sesi tanya jawab dan seluruh rangkaian acara dipungkasi pukul 11.30 wib. (*)













