Kawanan anggota Gangster di Jombang kembali bikin ulah Anarkhis

Gambar Ilustrasi anggota gangster sedang melakukan aksi anarkhis didepan Balai Desa Brambang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Minggu Dini hari (28/12/2025)

Nuranikeadilan.web.id – Sekelompok remaja anggota Gangter di Jombang kembali berbuat anarkhis. Kali ini mereka melakukan aksi kekerasan di wilayah Desa Brambang, Kecamatan Diwek, Jombang Minggi dini hari (28/12/2025).

Aksi kekerasan dilakukan terhadap sejumlah pemuda warga Desa Brambang yang saat itu sedang duduk bergerombol di jembatan depan Balai Desa Brambang.

Salah satu saksi, Puja Kusuma, 35, warga Dusun Brambang, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30  dini hari. Sekelompok pemuda menggunakan hampir 25 sepeda motor berboncengan, mendatangi lokasi tongkrongan pemuda didepan Balai desa Brambang.

“Awalnya mereka konvoi bleyer-bleyer sepeda, jalan dari Dusun Tempuran, Desa Pundong. Kemudian bergerak hingga ke jembatan depan balai desa, tempat pemuda kami nongkrong,” ujarnya.

Menurut Puja, rombongan tersebut menggunakan sekitar 25 sepeda motor dengan jumlah orang diperkirakan mencapai 60 orang rata-rata memakai jaket hoodie hitam.

Mereka tiba-tiba menyerang pemuda Desa Brambang yang jumlahnya hanya sekitar 10–11 orang dengan melempar petasan serta membawa kayu menyerupai pentungan.

Mendapat serangan dari segerombolan remaja anggota Gangter, para pemuda Desa Brambang melarikan diri ketimur masuk pemukian.

Dalam insiden tersebut, satu unit telepon seluler dan dua helm milik pemuda setempat dilaporkan hilang, beberapa sepeda motor mengalami kerusakan.

Kelompok remaja tersebut kemudian lanjut bergerak ke Dusun Pranggang, Desa Brambang.

Rumah Kepala Dusun Pranggang juga tidak lepas dari amukan anggota Gangter, rumahnya dilempari bekas degan atau kelapa. Mereka benar-benar mencari masalah,” tambah Puja.

Aksi tersebut akhirnya terhenti setelah warga Desa Brambang bersiap menghadang dan mengejar rombongan.

Dua orang terduga pelaku berhasil diamankan, salah satunya karena sepeda motornya mogok. Pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke balai desa dan diserahkan ke Polsek Diwek untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga  Tidak terima nama anaknya dicoret, Para wali atlit sepatu roda bergerak menuntut keadilan

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya penyerahan para terduga pelaku dari Polsek Diwek ke Satreskrim Polres Jombang.

Ia menyebut, sekitar pukul 02.00 WIB pihaknya menerima dua orang yang diduga terlibat konvoi dan aksi meresahkan. “Yang bersangkutan diduga merupakan oknum perguruan silat atau gangster yang melakukan konvoi dan menimbulkan keresahan masyarakat,” ujarnya.

Dua orang yang diamankan masing-masing Adam Wahyu Nugroho, 20, warga Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, yang diamankan warga Desa Brambang saat mengendarai sepeda motor Suzuki Satria R warna putih dengan atribut bertuliskan Kera Sakti.

Selain itu, MIS, 16, warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, yang diduga melempar petasan saat konvoi.

Dari yang bersangkutan diamankan sepeda motor Honda Beat warna oranye, bendera bertuliskan Crime Society, serta satu unit sepeda motor Honda Supra X tanpa pelat nomor yang ditinggal kabur pemiliknya.

AKP Dimas menambahkan, kedua terduga pelaku beserta barang bukti saat ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Jombang untuk pendalaman lebih lanjut terkait peran masing-masing dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

Polisi juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas konvoi atau tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. (*)

Writer: RedaksiEditor: admin