Seorang pria ditemukan meninggal di Bareng dengan luka serius di Kepala : diduga Korban terlindas Truk Trailer

Jasad Hany Prasetya Kriscahyo, 37, warga Latsari Mojowarno yang diduga tewas terlindas Truk trailer di Tebel, Kecamatan Bareng, Jombang. kamis (19/3/2026) Pagi.

Nuranikeadilan.web.id – Hari masih pagi, matahari belum bersinar, masyarakat Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang sudah digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria dengan luka serius disekujur tubuhnya, Kamis (19/3/2026) pagi.

Korban ditemukan tewas di area penampungan tebu, tidak jauh dari pemukiman warga. Pada tubuh korban ditemukan luka robek di bagian kepala, punggung dan janggut yang masih mengeluarkan darah segar.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah ibu-ibu yang hendak pergi belanja pagi. Karena merasa takut melihat kondisi korban yang tergeletak bersimbah darah, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada Pemerintah Desa Tebel dan selanjutnya dilaporkan ke pihak polsek bareng.

Kepala Desa Tebel, Khoiman, menjelaskan jasad pria tersebut ditemukan di area terbuka yang biasa digunakan sebagai tempat penampungan tebu. Yang hanya berjarak 100 meter dari pemukiman warga setempat.

“Saat diperiksa, pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Terdapat luka cukup parah, terutama di bagian kepala. Janggutnya sobek dan bagian belakang kepala juga masih mengeluarkan darah,” ujarnya.

Setelah laporan diterima, aparat kepolisian dari Polsek Bareng dan Tim Inafis Polres Jombang segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Foto : proses evakuasi jenazah guna dibawa ke RSUD Jombang guna kepentingan otobsi. Kamis (19/3/2026)

AKP Mustoib, Kapolsek Bareng menjelaskan, identitas korban berhasil diketahui setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Korban atas nama Hany Prasetya Kriscahyo, 37, warga Latsari Mojowarno, yang sehari-hari sering beraktivitas memancing di sekitar lokasi,” jelas Mustoib.

Dari keterangan saksi, sebelum jasad ditemukan sempat terlihat sebuah truk trailer masuk ke area timbangan tebu. “Sekitar pukul 05.20 WIB, ada saksi yang melihat truk trailer masuk ke lokasi untuk berputar, sempat berhenti sejenak lalu keluar lagi,” kata Mustoib.

Baca Juga  Cegah Perkawinan Usia Dini, Kemenag Buat Program Bina Remaja Usia Sekolah

Namun, saksi tidak mengetahui keberadaan korban saat truk tersebut berada di lokasi. Tak lama berselang, warga menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Polisi menduga korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas. “Dugaan sementara, korban terlindas kendaraan berat, kemungkinan truk trailer yang masuk lokasi untuk berputar”. Ungkap Kapolsek

Di sekitar lokasi tidak jauh dari tubuh korban, petugas juga menemukan sepeda motor Honda Blade bernomor polisi S 3940 OAP yang diduga milik korban, beserta sejumlah barang pribadi seperti kunci motor, sandal, rokok, dan tas

Saat ini, kepolisian masih terus mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi kendaraan tersebut secara pasti.

Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RSUD Jombang, sementara sejumlah barang bukti berupa motor, tas, sandal, hingga bungkus rokok telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (*)

Writer: RedaksiEditor: admin